Senin, 24 Agustus 2015

LEUKIMIA

LEUKEMIA --- Apa itu Leukemia ?

 
Leukemia berasal dari bahasa Yunani yang berarti darah putih. Leukemia adalah suatu jenis kanker yang dimulai dari sel darah putih. Dalam keadaan normal, sel darah putih, berfungsi sebagai pertahanan tubuh, akan terus membelah dalam suatu kontrol yang teratur. Pada penderita leukemia, terjadi pembentukkan sel darah putih abnormal (sel leukemia) yang berbeda dan tidak berfungsi seperti sel darah putih normal.
Pada penderita leukemia, sumsum tulang memproduksi sel darah putih yang tidak normal yang disebut sel leukemia. Sel leukemia yang terdapat dalam sumsum tulang akan terus membelah dan semakin mendesak sel normal, sehingga produksi sel darah normal akan mengalami penurunan.
Leukemia digolongkan menurut cepatnya penyakit ini berkembang dan memburuk, yaitu:
  • Leukemia akut (acute leukemia): Sel darah sangat tidak normal, tidak dapat berfungsi seperti sel normal, dan jumlahnya meningkat secara cepat. Kondisi penderita dengan leukemia jenis ini memburuk dengan cepat.
  • Leukemia kronik (chronic leukemia): Pada awalnya sel darah yang abnormal masih dapat berfungsi, dan orang dengan leukemia jenis ini mungkin tidak menunjukkan gejala. Perlahan-lahan, leukemia kronik memburuk dan mulai menunjukkan gejala ketika sel leukemia bertambah banyak dan produksi sel normal berkurang.
Leukemia juga digolongkan menurut tipe sel darah putih yang terkena. Maksudnya, leukemia dapat muncul dari sel limfoid (disebut leukemia limfositik) atau mieloid (disebut leukemia mieloid). Secara keseluruhan, leukemia terbagi menjadi :
  • Leukemia limfositik kronik(chronic lymphocytic leukemia) : terutama mengenai orang berusia >55 tahun, dan jarang sekali mengenai anak-anak.
  • Leukemia mieloid kronik (chronic myelogenous leukemia): terutama mengenai orang dewasa.
  • Leukemia limfositik akut (acute lymphocytic leukemia) : terutama mengenai anak-anak, namun dapat juga mengenai dewasa. Leukemia jenis ini merupakan jenis leukemia terbanyak pada anak (sekitar 75 – 80 % leukemia pada anak)
  • Leukemia mieloid akut (acute myelogenous leukemia): Dapat mengenai anak maupun orang dewasa. Merupakan 20 % leukemia pada anak.
  • Leukemia jenis lainnya : hairy cell leukemia, merupakan suatu jenis leukemia kronik yang jarang ditemukan.
Penyebab dan Faktor Risiko Leukemia
Penyebab leukemia masih belum diketahui secara pasti hingga kini. Namun, menurut hasil penelitian, orang dengan faktor risiko tertentu lebih meningkatkan risiko timbulnya penyakit leukemia.
Faktor risiko tersebut adalah :
  • Radiasi dosis tinggi : Radiasi dengan dosis sangat tinggi, seperti waktu bom atom di Jepang pada masa perang dunia ke-2 menyebabkan peningkatan insiden penyakit ini. Terapi medis yang menggunakan radiasi juga merupakan sumber radiasi dosis tinggi. Sedangkan radiasi untuk diagnostik (misalnya rontgen), dosisnya jauh lebih rendah dan tidak berhubungan dengan peningkatan kejadian leukemia.
  • Pajanan terhadap zat kimia tertentu : benzene, formaldehida
  • Kemoterapi : Pasien kanker jenis lain yang mendapat kemoterapi tertentu dapat menderita leukemia di kemudian hari. Misalnya kemoterapi jenis alkylating agents. Namun pemberian kemoterapi jenis tersebut tetap boleh diberikan dengan pertimbangan rasio manfaat-risikonya.
  • Sindrom Down : Sindrom Down dan berbagai kelainan genetik lainnya yang disebabkan oleh kelainan kromosom dapat meningkatkan risiko kanker.
  • Human T-Cell Leukemia Virus-1(HTLV-1). Virus tersebut menyebabkan leukemia T-cell yang jarang ditemukan. Jenis virus lainnya yang dapat menimbulkan leukemia adalah retrovirus dan virus leukemia feline.
  • Sindroma mielodisplastik : sindroma mielodisplastik adalah suatu kelainan pembentukkan sel darah yang ditandai berkurangnya kepadatan sel (hiposelularitas) pada sumsum tulang. Penyakit ini sering didefinisikan sebagai pre-leukemia. Orang dengan kelainan ini berisiko tinggi untuk berkembang menjadi leukemia.
  • Merokok
Gejala dan Tanda
Gejala penderita leukemia bevariasi tergantung dari jumlah sel abnormal dan tempat berkumpulnya sel abnormal tersebut. Gejala umum pasien leukemia yaitu :
  • Demam atau keringat malam
  • Sering mengalami infeksi
  • Merasa lemah atau capai
  • Pucat
  • Sakit kepala
  • Mudah berdarah atau memar.Misalnya gusi mudah berdarah saat sikat gigi, muda memar saat terbentur ringan)
  • Nyeri pada tulang dan/atau sendi
  • Pembengkakan atau rasa tidak nyaman di perut, akibat pembesaran limpa
  • Pembesaran kelenjar getah bening, terutama di leher dan ketiak
  • Penurunan berat badan
Pada stadium dini leukemia kronik, sel leukemia dapat berfungsi hampir seperti sel normal. Mungkin tidak ada gejala yang dirasakan selama beberapa waktu. Diagnosis pada tahap ini mungkin ditentukan saat pemeriksaan check up rutin. Jika muncul gejala, umumnya ringan dan perlahan-lahan semakin memberat.
Pada leukemia akut gejala akan timbul dan memberat secara cepat. Gejala leukemia akut lainnya yaitu muntah, penurunan konsentrasi, kehilangan kendali otot, dan kejang. Sel leukemia juga dapat berkumpul di buah zakar dan menyebabkan pembengkakan.

GEJALA DAN PENYEBAB PENYAKIT LEUKIMIA

Berikut beberapa gejala Leukimia:

  1. Anemia. Penderita akan menampakkan cepat lelah, pucat dan bernafas cepat (sel darah merah dibawah normal menyebabkan oxygen dalam tubuh kurang, akibatnya penderita bernafas cepat sebagai kompensasi pemenuhan kekurangan oxygen dalam tubuh).
  2. Perdarahan. Ketika Platelet (sel pembeku darah) tidak terproduksi dengan wajar karena didominasi oleh sel darah putih, maka penderita akan mengalami perdarahan dijaringan kulit (banyaknya jentik merah lebar/kecil dijaringan kulit).
  3. Terserang Infeksi. Sel darah putih berperan sebagai pelindung daya tahan tubuh, terutama melawan penyakit infeksi. Pada Penderita Leukemia, sel darah putih yang diterbentuk adalah tidak normal (abnormal) sehingga tidak berfungsi semestinya. Akibatnya tubuh si penderita rentan terkena infeksi virus/bakteri, bahkan dengan sendirinya akan menampakkan keluhan adanya demam, keluar cairan putih dari hidung (meler) dan batuk.
  4. Nyeri Tulang dan Persendian. Hal ini disebabkan sebagai akibat dari sumsum tulang (bone marrow) mendesak padat oleh sel darah putih.
  5. Nyeri Perut. Nyeri perut juga merupakan salah satu indikasi gejala leukemia, dimana sel leukemia dapat terkumpul pada organ ginjal, hati dan empedu yang menyebabkan pembesaran pada organ-organ tubuh ini dan timbulah nyeri. Nyeri perut ini dapat berdampak hilangnya nafsu makan penderita leukemia.
  6. Pembengkakan Kelenjar Lympa. Penderita kemungkinan besar mengalami pembengkakan pada kelenjar lympa, baik itu yang dibawah lengan, leher, dada dan lainnya. Kelenjar lympa bertugas menyaring darah, sel leukemia dapat terkumpul disini dan menyebabkan pembengkakan.
  7. Kesulitan Bernafas (Dyspnea). Penderita mungkin menampakkan gejala kesulitan bernafas dan nyeri dada, apabila terjadi hal ini maka harus segera mendapatkan pertolongan medis

    Penyebab Penyakit Leukemia:


    • Radiasi. Hal ini berdasarkan riset pada pegawai Radiologi yang ternyata lebih sering menderita Leukemia. Leukemia ini juga ditemukan pada korban radiasi bom atom di Heroshima dan Nagasaki (Jepang).
    • Leukemogenik. Beberapa zat kimia telah diidentifikasi dapat mempengaruhi frekuensi Leukemia, misalnya racun lingkungan seperti benzena, bahan kimia industri seperti insektisida serta obat – obatan yang digunakan untuk kemoterapi.
    • Herediter. Yang mana penderita Down Syndrom 20% lebih besar akan terkena Leukemia daripada orang normal.
    • Virus. Ada beberapa jenis virus yang dapat menyebabkan Leukemia, antara lain : retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada dewasa.

PENGOBATAN LEUKIMIA SECARA MEDIS

Penanganan gejala leukemia bukan lagi tujuan utama pengobatan, melainkan bagaimana meningkatkan kualitas hidup pasien, memperpanjang hidup, inilah yang menjadi fokus penelitian. Saat ini, pengobatan leukemia antara lain sebagai berikut:
PENGOBATAN LEUKIMIA

  TRANSPLANTASI TULANG SUMSUM

Transplantasi tulang sumsum dengan kemoterapi dosis tinggi dapat meningkatkan kekebalan tubuh serta membersihkan sel-sel tumor dan sel sel abnormal dari pasien leukemia. Lalu dari sel sel hematopoietic dari tubuh sendiri maupun tubuh orang lain ditransplantasi kepada pasien leukemia, pasien leukemia kembali memiliki system hematopoietik yang normal dan pemulihan fungsi kekebalan tubuh, sehingga tercapai tujuan terapeutiknya. Transplantasi sumsum tulang leukemia adalah pengobatan yang paling efektif, sekitar 50 persen dari pasien leukemia yang telah menjalani transplantasi sumsum tulang, kelangsungan hidupnya dapat berlangsung jangka panjang.

  KEMOTERAPI

Kemoterapi adalah pengobatan yang cocok bagi pasien leukemia stadium lanjut / akhir, sangat bermanfaat untuk menghapus sel kanker dalam darah dan membangun kembali sumsum tulang untuk mengembalikan fungsi system hematopoietik normal. Jenis pengobatan ilmu kimia dibagi menjadi : kemoterapi awal, kemoterapi lanjutan dan kemoterapi konsolidasi sebagai pengobatan intensif dalam 4 fase. kemoterapi leukemia dapat secara efektif mengurangi gejala dan memperpanjang kelangsungan hidup, kemoterapi juga merupakan langkah yang diperlukan sebelum transplantasi sumsum tulang.

  METODE PENGOBATAN GABUNGAN TIMUR DAN BARAT

Mengingat efek samping dari kemoterapi, yang mengandung racun dan berdampak buruk bagi tubuh pasiennya, maka pada leukemia stadium lanjut, metode gabungan timur dan barat dapat sangat membantu kondisi tubuh yang lemah yang menjadikan tubuh pasien mudah mentolerir efek kemoterapi. pengobatan Cina sangatlah bermanfaat untuk pengobatan konservatif, secara langsung memiliki peranan yang baik dalam meningkatkan kualitas hidup dan memperpanjang kelangsungan hidup pasien leukemia,

  IMMUNOTERAPI

Penelitian serta perkembangan dari immunoterapi pada tahun tahun terakhir mengalami banyak kemajuan, proses immunisasi yang merupakan DC-CIK dapat mengimunisasikan diri pasien dengan sel sel nya sendiri, meningkatkan daya tahan tubuh, memberantas sel sel kanker dalam darah, mengendalikan pertumbuhan dari sel sel kanker, menghambat kekambuhan atau bahkan penyebaran.
  Rumah sakit Modern Cancer Hospital Guangzhou mengingatkan bahwa leukemia dibagi menjadi banyak jenis. Para ahli akan merencanakan pengobatan sesuai dengan kondisi kesehatan dan fisik pasien. Tentunya pasien kanker yang ingin mendapatkan pengobatan tuntas, masih diperlukan banyak penelitian untuk pengembangan teknologi pengobatan baru, namun apabila pasien mengikuti semua saran dokter untuk pengobatan yang dianjurkan, maka kondisi penyakitpun dapat terkendali dengan baik dan juga tentunya disesuaikan dengan pola hidup dan pola makan yang sehat dan seimbang.

^^Obat Tradisional Penyakit Leukimia^^



ACE MAXS Perpaduan Kulit Manggis Dan Daun Sirsak Untuk Obat Tradisional Penyakit Leukimia Sangat Mujarab


Obat Tradisional Penyakit Leukimia ACE MAXS merupakan obat herbal yang mujarab yang di produksi PT H2O Internasional yang terbuat dari kulit manggis dan daun sirsak serta ditambahkan dengan bunga rosella hitam dan madu sebagai pelengkap ACE MAXS yang sudah di proses dengan mesin canggih oelh ahlinya dan ACE MAXS telah tercantum di DEPKES RI P-IRT No. 113317401444-17 sehingga mutu dan kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. 

Khasiat Kulit Manggis >> Khasiat dari kulit manggis sendiri sangat banyak. Menurut pakar ahli kesehatan senyawa xanthone yang terdapat pada kulit manggis pada kandungn obat herbal ace maxs mampu membunuh bakteri sampai ke akarnya. Hasil penelitian di Tokyo pada tahun 2003, menunjukkan bahwa antioksidan xanthone dalam manggis juga memiliki efek anti bakteri yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti Mycobacterium tuberculosis (penyebab TBC) dan Staphylococcus aureus (penyebab infeksi dan gangguan pencernaan). Ekstrak kulit manggis juga dipercaya dapat mengobati arthritis, asma, Alzheimer, alergi, dyspepsia(gangguan pencernaan), jerawat, dan eksim.

Journal of pharmacology, mengungkapkan bahwa Xanthone yang terdapat pada obat herbal ace maxs mempunyai efek anti kanker dan juga mempunyai khasiat lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan manusia seperti kesehatan kardiovaskuler, seperti: mengobati sakit jantung hipertensi, aterosklerosis dan trombosit. Xanthone juga mampu melancarkan alairan darah dengan memperlebar saluran darah juga membuang benjolan pada aliran darah yang disebabkan radikal bebas maupun kolesterol penyabab sumbatan pada alairan darah.

Khasiat Daun Sirsak >> Daun sirsak sebagai obat kanker bukalah wacana baru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun sirsak mampu menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker, demikian hasil penelitian tentang khasiat sirsak sebagai antitumor dan antikanker yang dilakukan The National Cancer Institute tahun 1976.

Pemanfaatan daun sirsak sebagai obat-obatan di Indonesia sebenarnya bukan hal yang baru. Secara turun temurun khasiat daun sirsak telah dimanfaatkan oleh orang Indonesia untuk mengatasi beberapa penyakit. Masyarakat di daerah Sunda (Jawa Barat) misalnya, menggunakana buah sirsak yang masih muda untuk obat penurun tekanan darah tinggi, sedangkan masyarakat Aceh menggunakan buah sirsak sebagai obat penyakit hepatitis dan daunnya untuk mengobati sakit batuk.

Sementara di daerah Sulawesi Selatan, daun sirsak bisa digunakan untuk penurun panas. Bahkan saat ini sudah ada dokter dan para herbalis yang meresepkan daun sirsak untuk mengatasi beberapa penyakit.

Tidak hanya di dalam negeri, di banyak negarapun sirsak tidak hanya dimanfaatkan sebagai bahan pangan, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk obat dan pestisida alami.

Lina Merdiana, peraih penghargaan Traditional Medicine Award pada 2002 dari Forum Sarjana Award (FORSA) dan juga Juwita Ratnasari, sarjana pertanian IPB denganprogram studi hortikultura, yang kini tengah melanjutkan studi pasca sarjana itu mencermati banyaknya khasiat akan tanaman sirsak baik dari mulai daun, batang hingga buahnya yang sangat beragam dari tanaman buah hingga tanaman obat dengan menuangkan di bukunya berjudul : “Ramuan dan Khasiat Sirsak”. Buku ini karya keempat Lina, sebelumnya berjudul “Mencegah dan Mengobati Kanker Pada Wanita; Ramuan dan Menu Untuk Meningkatkan Gairah Sekseual; dan Ramuan Tradisional untuk Kesuburan Suami Istri”, yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya.

Penjelasan ACE MAXS untuk LEUKIMIA memang sangat berguna, untuk itu segera atasi dengan ACE MAXS yang aman tanpa efek samping, ayoo buruan dapatkan ACE MAXS sekarang juga...

KLIK DISINI UNTUK PEMESANAN ACE MAXS !!!



^^Obat Tradisional Penyakit Leukimia^^